Tentang

Teaching Factory

Pembelajaran teaching factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri.Pelaksanaan teaching factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK. Pelaksanaan teaching factory  (TEFA) juga harus melibatkan pemerintah,  pemerintah daerah dan stakeholders dalam pembuatan regulasi, perencanaan, implementasi maupun evaluasinya

Program Kerja Teaching Factory (TeFa) pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan ini di buat bertujuan sabagai panduan atau pegangan jurusan teknik pemesinan untuk mencapai visi  dan misi yang telah direncanakan dan dimusyawarahkan bersama tim teaching factory.

Tujuan yang selaras tentang pembelajaran teaching factory (Sema E. Alptekin, Reza Pouraghabagher, atPatricia McQuaid, and Dan Waldorf; 2001) adalah:

  • Menyiapkan lulusan yang lebih profesional melalui pemberian konsep manufaktur modern sehingga secara efektif dapat berkompetitif di industri.
  • Meningkatkan pelaksanaan kurikulum SMK yang berfokus pada konsep manufaktur modern.
  • Menunjukan solusi yang layak pada dinamika teknologi dari usaha yang terpadu
  • Menerima transfer teknologi dan informasi dari industri pasangan terutama pada aktivitas peserta didik dan guru saat pembelajaran.